Pariaman – Wali Kota Pariaman Yota Balad mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy meninjau layanan Samsat Keliling dan Pasa Pambukoan di Pasar Pariaman, Rabu sore menjelang berbuka puasa (4/3/2026).
Samsat Keliling yang hadir di Pasar Pariaman melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan, pengesahan STNK, serta pembayaran SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Layanan ini memudahkan masyarakat Kota Pariaman dalam mengurus kewajiban pajak kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat.
“Kita di Provinsi Sumatera Barat melalui Bappenda, dalam hal ini Samsat, memberikan layanan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus pajak kendaraan. Kita mempunyai program khusus SAMBAKO (Samsat Manjalang Babuko),” ujar Vasco.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Vasco bersama Wako Yota Balad juga menyerahkan bingkisan serta berdialog dengan warga yang tengah mengurus pajak kendaraan di mobil Samsat Keliling, guna mendengar langsung tanggapan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
Selain meninjau Samsat Keliling, rombongan juga mengunjungi Pasa Pambukoan yang berada di pelataran parkir Pasar Pariaman. Mereka menyapa warga sekaligus membeli jajanan takjil dan berbagai makanan untuk menu berbuka puasa.
“Kota Pariaman ini terkenal dengan kulinernya yang enak. Jadi kami berburu takjil serta makanan untuk berbuka puasa nanti. Tetap pertahankan kelezatan makanan khas Pariaman sehingga menjadi incaran para penikmat kuliner,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan bahwa kehadiran Samsat Keliling sangat membantu masyarakat dalam mengurus pajak kendaraan.
“Dengan adanya mobil Samsat Keliling ini, masyarakat sangat terbantu, apalagi dengan program SAMBAKO, sehingga masyarakat dapat membayar kewajibannya sekaligus ngabuburit. Tidak perlu ke kantor Samsat yang jam layanannya terbatas,” tuturnya.
Sebelumnya, Wagub Vasco Ruseimy bersama istri dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) juga menyerahkan bantuan bedah rumah di RT 4 Kelurahan Ujung Batung, Kecamatan Pariaman Tengah, kepada Dahnil dan keluarga. Rumah yang sebelumnya berbahan kayu tersebut mendapat bantuan dari Baznas Provinsi Sumatera Barat, serta tambahan bantuan sembako untuk keluarga penerima.
(J)



Discussion about this post