Payakumbuh — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga, memerangi penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ajakan tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat di Masjid Arruhama, Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Rabu (25/02/2026).

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Bapak Gubernur bersama rombongan,” ujar Wali Kota Zulmaeta.
Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebajikan, serta mempererat silaturahmi antarwarga. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga setiap amal ibadah kita dibalas oleh Allah SWT. Kita juga perlu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terlebih menjelang Idulfitri,” tambahnya.
Wali Kota Zulmaeta turut menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
“Saat ini ancaman narkoba semakin nyata. Mari bersama-sama menjaga diri dan keluarga, terutama anak-anak kita, agar terhindar dari bahaya narkoba. Ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam pencegahan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan memulai pengelolaan sampah dari rumah tangga masing-masing.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran dalam mengelola sampah sejak dari rumah. Dengan kebersamaan dan komitmen bersama, persoalan lingkungan dapat kita atasi,” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan untuk Masjid Arruhama dengan total Rp74,5 juta. Bantuan tersebut terdiri atas Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk petugas masjid, Rp10 juta dari Bank Nagari Sumbar, Rp10 juta dari Jamkrida Sumbar, serta Rp1,5 juta dari Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat.
Selain itu, Baznas Provinsi Sumatera Barat juga menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp284 juta kepada 284 siswa di Kota Payakumbuh.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
“Safari Ramadan menjadi momentum bagi kami untuk bersilaturahmi, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta memperkuat kedekatan antara pemerintah dan umat,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat mendukung kemakmuran masjid serta meningkatkan aktivitas keagamaan selama bulan Ramadan.
Sementara itu, Pengurus Masjid Arruhama, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Payakumbuh.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan. Ke depan, kami berharap kualitas dan kenyamanan masjid terus meningkat bagi seluruh jamaah,” pungkasnya. (bbz)



Discussion about this post