Arosuka – Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Open Tournament Tenis Meja Bupati Solok Cup 2026 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Solok Periode 2025–2029, di Hall Batu Batupang Koto Baru, Minggu (25/1).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Drs. Syaifullah, M.M, Ketua Umum PTMSI Provinsi Sumatera Barat H. Gustami Hidayat, S.P., M.P, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat Hamdanus, S.Fil.I., M.Si, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, mewakili Bupati Wabup Solok H. Candra, S.H.I menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Solok yang belum dapat hadir pada pembukaan kegiatan dan dijadwalkan akan bergabung pada acara penutupan. Ia menegaskan bahwa ketidakhadiran Bupati tidak mengurangi keseriusan Pemerintah Kabupaten Solok dalam menyukseskan even olahraga tersebut.
“Ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Solok dalam membangun olahraga. Dalam visi dan misi kami bersama Bupati, Jon Firman Pandu dan Candra, pembinaan olahraga, agama, dan adat menjadi prioritas utama,” ujar Wabup.
Wabup H. Candra juga menyampaikan bahwa dalam 100 hari masa kepemimpinan, hampir seluruh pengurus cabang olahraga di bawah KONI Kabupaten Solok telah terbentuk kembali. Dari 43 cabang olahraga, sebanyak 37 cabang telah menerima Surat Keputusan (SK), sementara 6 cabang lainnya masih dalam proses.
“Kondisi KONI yang sebelumnya mengalami mati suri kini kita hidupkan kembali. Bersama OPD teknis, kami intens mengawal pembinaan olahraga agar seluruh cabang olahraga aktif dan berprestasi. Untuk menghadapi Porprov ke depan, jika dana transfer daerah telah dikembalikan, maka kegiatan Porprov akan kita dukung secara maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PTMSI Provinsi Sumatera Barat H. Gustami Hidayat, S.P., M.P menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada Kabupaten Solok atas terselenggaranya even tersebut, yang menjadi momentum kebangkitan kembali kepengurusan tenis meja yang sempat vakum.
“Kami yakin dengan dukungan Ketua KONI Sumbar dan Pemerintah Daerah, olahraga tenis meja di Kabupaten Solok akan kembali berkembang. Sudah sekitar delapan tahun even berskala provinsi tidak terlaksana, dan hari ini kita menyaksikan kebangkitan itu. Olahraga tidak akan berjalan tanpa dukungan semua pihak,” ungkapnya.
Ia juga menilai tenis meja sebagai cabang olahraga yang diminati berbagai kalangan, termasuk kalangan eksekutif, dan berpotensi menjadi motor penggerak event olahraga di Kabupaten Solok ke depan.



Discussion about this post