Kota Solok — Wali Kota Solok, H. Ramadhani Kirana Putra, memimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kota Solok. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan MTsN Kota Solok, Sabtu (3/1).
Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakannya, Wali Kota Solok menyampaikan bahwa tema HAB tahun ini, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, memiliki makna yang sangat mendalam. Kerukunan tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi sebagai energi produktif untuk merajut keberagaman menjadi kekuatan kolaboratif dalam membangun bangsa.
“Kementerian Agama hadir sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Di usia ke-80 ini, setiap ASN Kemenag dituntut untuk bertransformasi menjadi pribadi yang agile, sigap menghadapi perubahan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Ramadhani di hadapan peserta upacara.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan umat yang responsif, berempati, serta menjunjung tinggi nilai integritas. Di akhir sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin erat antara Pemerintah Kota Solok dan Kantor Kementerian Agama Kota Solok.
“Mari kita terus berkolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa, khususnya dalam membangun kualitas umat yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peringatan HAB ke-80 ini juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 14 orang ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Solok sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama puluhan tahun.
Penghargaan tersebut terbagi dalam tiga kategori masa bakti, yakni Masa Bakti 30 Tahun sebanyak 3 orang (Etty Syafnimar, Marta Rinalson, dan Novia Rosita), Masa Bakti 20 Tahun sebanyak 9 orang, di antaranya H. Adrinoviyan, Movri Hutri, dan Maiva Rosa Linda, serta Masa Bakti 10 Tahun sebanyak 4 orang, yaitu Roki Ade Deswan, Defli Marni, Loly Masda, dan Rabti Dewi.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kasubbag TU Kemenag Kota Solok, para Kepala KUA, Kepala Madrasah, purnabakti Kemenag, serta perwakilan siswa madrasah dan pondok pesantren se-Kota Solok. **



Discussion about this post