Kota Pariaman — Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, membuka Rapat Koordinasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bersama Camat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kota Pariaman yang digelar di Aula Balai Kota Pariaman, Kamis (18/12/2025).
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data terkini, cakupan kepesertaan Jamsostek di Kota Pariaman baru mencapai 37 persen. Angka tersebut, menurutnya, mencerminkan masih tingginya tingkat kerentanan sosial di tengah masyarakat.
“Untuk itu, kepada Camat, Kepala Desa, dan Lurah sebagai eksekutor kebijakan di tingkat paling bawah, saya menginstruksikan agar seluruh data pekerja rentan dapat diintegrasikan dengan data kemiskinan daerah, sehingga program perlindungan sosial dapat tepat sasaran,” ujar Mulyadi.
Selain pekerja rentan, Mulyadi juga mendorong perluasan kepesertaan Jamsostek bagi aparatur yang bertugas di desa dan kelurahan se-Kota Pariaman. Menurutnya, perlindungan sosial bagi perangkat desa merupakan kewajiban sekaligus prioritas pemerintah daerah.
“Bagaimana mungkin kita menuntut kinerja maksimal dari mereka dalam membangun desa, sementara keselamatan dan masa depan mereka tidak terjamin. Oleh karena itu, melalui rapat koordinasi ini, kita harus menghasilkan komitmen penganggaran untuk melindungi dua kelompok penting yang berada di garda terdepan pembangunan desa, yakni anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kader desa di lingkungan desa dan kelurahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, komitmen penganggaran yang disepakati dalam rakor tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Pariaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang berkeadilan dan menjamin kesejahteraan aparaturnya.
“Dengan langkah ini, kita berharap seluruh aparatur desa dapat bekerja lebih tenang, aman, dan fokus dalam melayani serta membangun masyarakat,” tutup Mulyadi. (rika)



Discussion about this post