Solok Selatan — Sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Solok Selatan yang dinilai rawan bencana menerima bantuan Starlink dari pemerintah pusat untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan bencana alam.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Kabid Aptika) Diskominfo Solok Selatan, Tommy Fernandes di Padang Aro, pada Senin (15/12/2025), menyampaikan bantuan ini ditujukan untuk memastikan akses komunikasi dan informasi tetap terjaga di wilayah yang rawan terdampak bencana seperti banjir dan tanah longsor.
Solok Selatan, imbuhnya menerima 5 unit Starlink yang ditempatkan di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Pauh Duo, Sungai Pagu, Sangir Balai Janggo (SBJ), dan Sangir.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Asisten Bupati Solok Selatan, Taufik Efendi, bersama perwakilan Diskominfo Solok Selatan, sekaligus dilakukan pemasangan langsung perangkat Starlink di masing-masing lokasi agar dapat segera dimanfaatkan.
Sementara Asisten Bupati Taufik Efendi mengatakan pentingnya pemanfaatan bantuan ini secara optimal untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
“Perangkat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama untuk mendukung komunikasi, koordinasi, dan pelayanan masyarakat saat terjadi bencana. Kehadiran akses internet yang stabil sangat membantu percepatan penanganan di lapangan,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan teknologi internet satelit ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap respon kebencanaan menjadi lebih cepat, akurat, dan terkoordinasi, serta mampu mendukung berbagai layanan publik di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan jaringan.
Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan solusi digital yang tangguh, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Solok Selatan.
Bantuan Starlink melalui dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB.
Bantuan perangkat internet satelit Starlink disalurkan ke daerah-daerah terdampak bencana di Indonesia, termasuk Solok Selatan. (Joko)



Discussion about this post