Pariaman — Untuk memperkuat peran serta pemakmuran masjid-masjid di Kota Pariaman, Caretaker (pengurus sementara) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pariaman menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II DMI Tingkat Kota Pariaman. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (21/1/2026).
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, selaku Ketua Caretaker DMI Kota Pariaman yang dipilih secara aklamasi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sumatera Barat, Ganefri, pada Desember 2025 lalu, secara resmi mengusulkan Wali Kota Pariaman Yota Balad sebagai Ketua DMI Kota Pariaman untuk kepengurusan periode mendatang.
Usulan tersebut disampaikan Mulyadi saat menyampaikan laporan dalam Musda II DMI Kota Pariaman yang turut dihadiri oleh Ketua PW DMI Sumatera Barat Ganefri, perwakilan Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman Rinalfi, Kepala Kementerian Haji Kota Pariaman Syaiful Azmi, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, kepala badan, kepala bagian, para camat, Caretaker DMI Kota Pariaman, serta pengurus DMI kecamatan se-Kota Pariaman.
“DMI merupakan organisasi yang sangat penting dan harus berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kami mengusulkan Bapak Wali Kota Pariaman Yota Balad sebagai Ketua DMI Kota Pariaman. DMI adalah organisasi sosial keagamaan yang membutuhkan dukungan kuat agar program-programnya dapat disinergikan dengan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman,” ujar Mulyadi.
Menurutnya, dengan kepemimpinan Wali Kota Pariaman, program-program DMI akan lebih mudah diselaraskan dengan program unggulan Pemko Pariaman, sehingga keduanya dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan.
Mulyadi juga menegaskan bahwa keberadaan DMI sangat strategis dalam mendukung visi dan misi kepala daerah, khususnya dalam bidang keagamaan melalui Program Risalah, yang mencakup kegiatan unggulan seperti satu keluarga satu hafiz, kembali ke surau, serta pesantren ASN.
“Program-program keagamaan tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan dan peran aktif pengurus DMI Kota Pariaman. Karena itu, sinergi antara DMI dan Pemerintah Kota Pariaman menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang religius, sejahtera, dan berdaya,” jelasnya.
Ia berharap, dengan terbentuknya kepengurusan DMI yang baru di bawah kepemimpinan Yota Balad, akan terjadi peningkatan kinerja organisasi serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan Musda II DMI Kota Pariaman ini dapat menghasilkan kepengurusan yang solid serta program kerja yang inovatif dan berkelanjutan, guna memperkuat kontribusi masjid dalam pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Pariaman,” pungkasnya. (Tachi)



Discussion about this post