Muaradua – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Tiga di bawah naungan Yayasan Delima Indonesia Raya resmi diluncurkan di Desa Gunung Tiga, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Jumat (20/02).
Koordinator SPPG, Hafisz Brawinda, S.Kom., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dapur SPPG bukan sekadar tempat pengolahan makanan, melainkan pusat pengabdian dan kolaborasi. Dari dapur inilah akan dihasilkan makanan yang higienis, bergizi, dan berkualitas, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala SPPG Gunung Tiga, Indah Husnul Khotimah, menjelaskan bahwa SPPG Desa Gunung Tiga akan melayani sebanyak 2.141 penerima manfaat. Rinciannya, sebanyak 2.010 siswa dari sejumlah sekolah, yakni SDN Gunung Lepihan (86 siswa), SDN Gunung Tiga (100 siswa), SDN Pedagan (199 siswa), SDN 8 Muaradua (56 siswa), SD Negeri 6 Muaradua (349 siswa), SD Negeri 5 Muaradua (411 siswa), SD Negeri Mahangin (104 siswa), SDIT Teladan (203 siswa), UPT SMP Negeri 4 Muaradua (92 siswa), serta UPT SMP Negeri 2 Muaradua (261 siswa).
Selain siswa, program ini juga menyasar kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Tercatat sebanyak 131 penerima manfaat dari kelompok tersebut, dengan rincian 10 ibu hamil, 36 ibu menyusui, dan 85 balita yang berasal dari Posyandu Melati, Desa Gunung Tiga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina Yayasan Delima Indonesia Raya, Iwan Hermawan, ST., M.M., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap operasional SPPG Gunung Tiga. Ia menegaskan bahwa yayasan akan terus mendorong keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Saat ini, Kecamatan Muaradua telah memiliki enam dapur SPPG. Peresmian SPPG Gunung Tiga menjadi bukti sinergi antara yayasan dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pemenuhan gizi yang optimal, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.
(SRY)



Discussion about this post