Kota Solok — Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menghadiri kegiatan Khatam Alqur’an ke-IV MDTA Masjid Istiqomah Tanah Garam, Minggu (18/1/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Solok yang diwakili Romi Indra Utama, perwakilan Kementerian Agama Kota Solok, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Solok Rahman Tubil, Ketua Pengurus Masjid Istiqomah Tanah Garam H. Efrizal Hasdi, Sekretaris Camat Lubuk Sikarah Desriyanti, Lurah Tanah Garam Bujang, pengurus masjid, niniak mamak, bundo kanduang, para orang tua santri, serta undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan Pawai Khatam Alqur’an yang mengambil rute dari Lapangan Merdeka Kota Solok menuju Masjid Istiqomah Tanah Garam, dan dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Solok. Peserta khatam berjumlah 29 orang, terdiri dari 20 santri perempuan dan 9 santri laki-laki. Setelah pawai, acara dilanjutkan dengan prosesi khatam Alqur’an di halaman Masjid Istiqomah.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Solok menegaskan agar semangat Khatam Alqur’an tidak hilang dalam kehidupan masyarakat, apa pun kondisi dan bentuk pelaksanaannya.
“Semangat Khatam Alqur’an jangan sampai hilang dalam kehidupan kita. Meskipun tanpa pawai atau tanpa acara besar, nilai dan ruhnya harus tetap kita jaga. Ini perlu kesepakatan, semangat, dan niat ikhlas bersama untuk melestarikannya,” ujar H. Suryadi Nurdal.
Ia menekankan bahwa mengkhatamkan Alqur’an bagi anak-anak merupakan tanggung jawab bersama. Setelah khatam, anak-anak diharapkan tetap melanjutkan pembelajaran Alqur’an secara berkelanjutan.
“Ini kewajiban kita bersama. Setelah khatam, anak-anak harus terus belajar Alqur’an agar nilai-nilainya tertanam dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Wawako juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Solok bersama DPRD telah menyiapkan berbagai program keagamaan yang memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak para guru MDTA untuk terus bersemangat dalam mendidik, dengan niat ikhlas bahwa tugas tersebut merupakan bentuk ibadah.
Selain itu, Wakil Wali Kota turut menyoroti maraknya kenakalan remaja yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, meskipun Kota Solok tergolong kecil, keterbukaan akses menuntut peran keluarga dalam mengawal dan membina anak-anak.
“Mari kita jaga pintu rumah tangga kita. Sebaik-baiknya sujud adalah di rumah Allah. Mari berdoa bersama agar anak cucu kita terhindar dari hal-hal negatif,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Solok yang diwakili Romi Indra Utama mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Khatam Alqur’an tersebut. Ia menyampaikan bahwa DPRD bersama Pemko Solok telah menganggarkan sekitar Rp3 miliar untuk mendukung guru MDA se-Kota Solok.
“Semoga anak-anak yang mengkhatamkan Alqur’an dapat mengamalkan ilmu yang disampaikan ustadz dan ustadzah. Terima kasih kepada orang tua yang telah mendukung anak-anaknya belajar di MDA,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Musabaqah yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya, serta makan siang bersama. (Cha)



Discussion about this post