Solok Selatan — Masjid Darussalam di Jorong Panduang, Nagari Persiapan Batang Lolo, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, menjadi masjid terakhir yang dikunjungi oleh Tim VI Safari Ramadhan Pemkab Solok Selatan pada Kamis (26/2/2026).
Tim yang diketuai oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Solok Selatan ini mendapat jatah mengunjungi 4 masjid/mushala yang dimulai pada Senin (23/2/2026).
Kegiatan Safari Ramadhan diawali oleh buka bersama antara rombongan dari pemerintah daerah dengan masyarakat setempat.
Kemudian melaksanakan Sholat Maghrib, Sholat Isya dan Sholat Tarawih secara berjamaah dan diakhiri dengan tausyiah.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Solok Selatan, Ilhamka Yuzid, menyampaikan bahwa bahwa Safari Ramadhan yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan ini upaya untuk mempererat silaturahim antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Safari Ramadhan, imbuhnya, juga merupakan wadah bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi terkait program-program pembangunan yang telah dilaksanakan.
Kegiatan ini juga menampung aspirasi-aspirasi masyarakat yang nantinya digunakan sebagai referensi kemana arah pembangunan selanjutnya.
“Arah pembangunan ke depannya adalah melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang berjalan baik yang memberikan dampak kepada masyarakat,” ujarnya.
Beberapa program pemkab setempat yang langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti pemberian seragam sekolah gratis kepada murid baru dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah lanjutan atas dalam meringankan beban orang. Sampai saat ini sudah 99.934 stel yang diberikan.
“Pemkab berkolaborasi dengan Pemprov Sumbar agar sekolah di SMA sederajat bisa gratis,” ujarnya.
Kemudian Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz yang terbukti telah melahirkan ribuan penghafal Al Quran.
Saat ini telah berdiri 432 rumah tahfidz di Solok Selatan dan telah diwisuda sebanyak 3.628 santri tahfidz penghafal Al Quran.
Pemkab Solok Selatan juga berupaya memenuhi pelayanan dasar kepada masyarakat di bidang kesehatan.
Di bidang kesehatan ini, Pemkab Solok Selatan berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya dari BPJS Kesehatan pada Januari 2026 atas cakupan UHC mencapai 99,07%.
Untuk bidang perekonomian dengan program UMKM naik kelas. Dimana pemerintah setempat telah membantu sarana prasarana sebanyak 1.323 UMKM.
Sementara di bidang infrastruktur melalui APBD telah ditingkatkan aksebilitas dan konektivitas daerah serta sarana dan prasarana pelayanan publik.
Efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat, sebutnya mempengaruhi kondisi keuangan daerah. Agar pembangunan daerah tetap berjalan maka perlu bersinergi dan berkolaborasi dengan pelbagai pihak, seperti anggota DPRD provinsi maupun yang di DPR RI.
“Dari kolaborasi ini, Solok Selatan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp264 miliar yang setara dengan 34 persen APBD Solok Selatan,” ujarnya.
Anggaran itu untuk pelaksanaan beberapa paket pekerjaan infrastruktur mulai dari stimulan perumahan swadaya, penyediaan air bersih dan air baku, pengendalian banjir, dan kelancaran akses jalan sampai ke Kabupaten Dharmasraya dan Provinsi Jambi.
“Namun pembangunan itu tidak akan berjalan baik tanpa dukungan dari masyarakat,” ujarnya.
Di masjid ini, Pemkab Solok Selatan juga memberikan dana hibah sebesar Rp30 juta untuk membantu kelanjutan pembangunan masjid, kemudian perangkat sholat serta Al Quran. (Joko)



Discussion about this post