SUNGAYANG – Suasana di Simpang II Pulai, Kenagarian Sungayang, tampak berbeda pada Sabtu (28/2) sore. Puluhan siswa mungil dari TK Negeri Pembina Kecamatan Sungayang turun ke jalan untuk menyapa para pengendara dalam aksi sosial bertajuk “Ramadhan Berkah”.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini menyasar para pengguna jalan yang melintas. Tidak butuh waktu lama, sedikitnya 250 paket takjil ludes dibagikan kepada pengendara motor maupun mobil yang sedang dalam perjalanan pulang.
Aksi berbagi ini merupakan buah kolaborasi solid antara pihak sekolah, para siswa, dan wali murid. Tujuannya bukan sekadar memberi, melainkan menanamkan nilai-nilai kebaikan pada diri anak sejak usia belia.
Kepala UPTD TK Negeri Kecamatan Sungayang, Nuryasni, S.Pd. AUD., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pembentukan karakter anak.
“Tujuannya adalah menanamkan karakter baik sejak dini. Kami ingin anak-anak memiliki rasa kepedulian terhadap sesama, memahami indahnya berbagi, dan senantiasa bersyukur,” ungkap Nuryasni.
Keceriaan terpancar jelas dari wajah para siswa. Dua di antaranya, Arsaka dan Khanza, mengaku sangat senang bisa ikut membagikan paket makanan kepada orang dewasa. “Senang bisa bagi-bagi takjil,” ujar mereka kompak.
Dukungan penuh juga datang dari orang tua siswa. Laura, salah satu wali murid, menyatakan sangat setuju dengan inisiatif sekolah ini. Menurut pengamatannya, anak-anak sangat antusias dan tidak terlihat lelah meski berkegiatan di sore hari.
“Alhamdulillah anak anak kita happy, senang. Dan kita sebagai wali murid juga mensuport gimana anak kita membagi dari kecil, kepada semua orang. Anak anak senang dan tidak ada paksaan sama sekali,” terangnya.
Aksi simpatik para siswa TK ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Toni, salah seorang pengendara yang melintas, memberikan jempol atas inisiatif tersebut.
“Kegiatan seperti ini bagus sekali. Bagus, rancak,” tuturnya.
Melalui momen Ramadhan Berkah ini, TK Negeri Pembina Kecamatan Sungayang berharap semangat berbagi ini terus tumbuh dalam diri siswa hingga mereka dewasa nanti. (Spa)



Discussion about this post