ADVERTISEMENT
Jumat, 6 Februari 2026
Ɍ™ Kritis Mengkritisi
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Ɍ™ Kritis Mengkritisi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Lampu Jalan Padam Berbulan – Bulan, Pemkab Dharmasraya Ungkap Proyek KPBU PJU Dinilai Tak Wajar Oleh BPKP

by admin redaksi
6 Februari 2026
in -DHARMASRAYA
Reading Time: 2min read
Lampu Jalan Padam Berbulan – Bulan, Pemkab Dharmasraya Ungkap Proyek KPBU PJU Dinilai Tak Wajar Oleh BPKP
ADVERTISEMENT

Pulau punjung  – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akhirnya membuka penyebab padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik selama berbulan – bulan terakhir. Melalui Inspektorat Daerah, Pemkab mengungkap bahwa proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) PJU berpotensi tidak wajar berdasarkan hasil reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pelaksana tugas( Plt )Inspektur Kabupaten Dharmasraya, Irwansyah, Jumat (6/2/2026), mengatakan proyek KPBU PJU belum dibayarkan karena berisiko menimbulkan kerugian keuangan negara jika tetap dilanjutkan tanpa perbaikan kontrak. Reviu BPKP menemukan potensi ketidakwajaran pada nilai proyek, nilai tagihan badan usaha pelaksana, hingga tagihan listrik PJU, ” jelasnya.

“BPKP menyatakan terdapat potensi ketidakwajaran nilai proyek KPBU, nilai tagihan BUP, dan nilai tagihan listrik PJU. Selain itu, ditemukan permasalahan sejak tahap perencanaan yakni mulai penyiapan, transaksi KPBU, hingga pelaksanaan perjanjian kerja sama,” kata Irwansyah.

BERITA LAINNYA

Dharmasraya Gelap di Usia 22 Tahun, Tunggakan Lampu Jalan Jadi Tanda Tanya

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐧𝐧𝐢𝐬𝐚 𝐁𝐚𝐡𝐚𝐬 𝐑𝐞𝐡𝐚𝐛 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐞𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐔𝐧𝐠𝐠𝐮𝐥 𝐆𝐚𝐫𝐮𝐝𝐚 𝐝𝐢 𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐤𝐨 𝐏𝐌𝐊 ‎

𝐁𝐆𝐍 𝐇𝐞𝐧𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐦𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐎𝐩𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥 𝐒𝐏𝐏𝐆 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐑𝐮𝐦𝐛𝐚𝐢

Kontrak KPBU PJU diketahui telah ditandatangani sejak 2023 antara Bupati Dharmasraya selaku penanggung jawab proyek dengan PT Dharmasraya Kilau Abadi (PT DKA) sebagai badan usaha pelaksana. Namun dalam pelaksanaannya, Pemkab menemukan potensi double payment atau pembayaran ganda, sehingga meminta BPKP melakukan reviu menyeluruh, ” terangnya

Irwansyah menegaskan, jika pembayaran tetap dilakukan tanpa revisi kontrak, maka pemerintah daerah berpotensi melanggar prinsip kehati – hatian dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.“Jika tetap dibayarkan tanpa revisi kontrak, justru berisiko menimbulkan kerugian keuangan negara,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

BPKP, kata Irwansyah, merekomendasikan sejumlah langkah korektif, antara lain revisi tahapan penyiapan KPBU, penyesuaian antara output perjanjian kerja sama dengan kondisi riil di lapangan, identifikasi ulang PJU eksisting agar tagihan listrik mencerminkan kondisi sebenarnya, serta revisi nilai availability payment (AP),” tuturnya.

Namun hingga kini, Pemkab mengaku belum menerima kesediaan dari PT DKA untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut. “Hasil reviu BPKP sudah kami sampaikan, tetapi sampai sekarang belum ada konfirmasi kesediaan untuk merevisi kontrak,” timpalnya.

Terkait langkah PT DKA yang berencana berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Pemkab menyatakan terbuka. Pemerintah daerah bahkan siap menyerahkan seluruh dokumen, termasuk hasil audit BPKP, serta meminta pendampingan Kemendagri dan aparat penegak hukum untuk mencari solusi yang tidak melanggar aturan,” imbuhnya.

Di tengah polemik proyek KPBU, Pemkab Dharmasraya mengakui dampak langsung telah dirasakan masyarakat akibat pudurnya lampu jalan. Untuk itu, Dinas Perhubungan mengambil langkah darurat dengan memasang sekitar 700 titik lampu baru lengkap dengan meterisasi dalam bulan ini.
“Pada bulan ini akan dimulai pemasangan sekitar 700 titik beserta meterisasi untuk memulihkan penerangan jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Dharmasraya, Catur Eby.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Dharmasraya, Drs Jasman Dt Bandaro Bendang, menegaskan Pemkab tidak berniat menghindari kewajiban pembayaran KPBU. Namun pembayaran hanya akan dilakukan jika proyek tersebut telah memenuhi prinsip kewajaran, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang – undangan, ” tukasnya

ADVERTISEMENT

“Kami ingin APBD digunakan secara hati-hati sesuai amanah masyarakat. Jangan sampai keputusan hari ini menimbulkan persoalan keuangan negara di kemudian hari, apalagi sudah ada hasil audit dan rekomendasi BPKP, ”ungkap Jasman.

ADVERTISEMENT

Padamnya PJU yang semestinya menjadi layanan dasar publik kini membuka persoalan yang lebih besar yaitu terkait dengan tata kelola proyek KPBU yang mesti dipertanyakan, kontrak yang belum direvisi, serta tanggung jawab pemerintah dan badan usaha dalam menjaga uang negara sekaligus keselamatan masyarakat,” tegasnya. SP

 

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemkab Pesibar Kolaborasi dengan Polres Gelar Fun Walk dan Coastal Clean Up

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
  • BOX REDAKSI
  • ABOUT US
  • KODE ETIK (KEWI, KEJ & KEIW)
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© PT MEDIA JAYA INVESTIGASI

No Result
View All Result
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL

© PT MEDIA JAYA INVESTIGASI