OKU Selatan – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., meninjau langsung lokasi jembatan gantung yang putus dan menghubungkan Desa Campang Jaya, Kecamatan Kisam Ilir, dengan Desa Anugrah Kemu, Kecamatan Pulau Beringin, pada Kamis (29/01/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respon cepat Pemerintah Kabupaten OKU Selatan atas musibah jembatan putus yang terjadi pada Rabu malam (28/01/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, sembilan orang warga mengalami luka berat dan saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Muaradua serta Puskesmas Kisam Ilir.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati Abusama didampingi oleh BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Camat Kisam Ilir, unsur TNI dan Polri, Kepala Desa setempat, serta masyarakat. Rombongan meninjau langsung kondisi jembatan dan akses penghubung antar desa yang terdampak.
Bupati Abusama menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi dan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta melakukan langkah-langkah darurat agar aktivitas masyarakat tidak terputus,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab OKU Selatan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan, termasuk pembangunan kembali jembatan yang layak dan aman bagi masyarakat.
“Jembatan ini merupakan akses vital bagi warga. Kita tidak ingin kejadian serupa terulang. Oleh karena itu, saya minta OPD terkait dan BPBD segera melakukan kajian teknis serta menyiapkan langkah konkret, baik penanganan darurat maupun pembangunan permanen,” tegasnya.
Bupati Abusama juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
“Saya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas. Insyaallah, pemerintah hadir dan bertanggung jawab untuk memastikan akses transportasi dan keselamatan warga segera pulih,” tutup Bupati.
Saat ini, BPBD Kabupaten OKU Selatan terus melakukan survei lokasi dan pendataan lanjutan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna menentukan langkah teknis selanjutnya dan memastikan penanganan berjalan optimal. (Sry)



Discussion about this post