Kota Solok — Pemerintah Kota Solok terus mendorong penguatan pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin dari pertemuan Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, dengan jajaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Solok, Senin (5/1).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta dihadiri oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Diskusi difokuskan pada peluang kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Solok dan BRIN dalam mendukung perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah yang berbasis data, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Wali Kota Solok menyambut baik kunjungan BRIN dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan terhadap penguatan kapasitas riset dan inovasi di daerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Solok untuk membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga riset nasional, guna menghasilkan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Solok terbuka untuk berkolaborasi dengan BRIN dalam mengembangkan riset dan inovasi yang aplikatif serta dapat diimplementasikan langsung dalam pembangunan daerah. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Wali Kota.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah potensi kerja sama ke depan, di antaranya penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, pemanfaatan hasil riset sebagai dasar perumusan kebijakan publik, serta pengembangan inovasi daerah yang selaras dengan karakteristik dan potensi lokal Kota Solok.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Solok diharapkan dapat memanfaatkan hasil-hasil riset secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, daya saing daerah, serta efektivitas program pembangunan. Kunjungan BRIN ini sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan guna mewujudkan Kota Solok yang inovatif dan berorientasi pada pembangunan berbasis riset. **



Discussion about this post