Pariaman — Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Pariaman, tak hanya rumah warga dan sektor ekonomi yang terdampak. Para wartawan yang justru berada di garis depan peliputan bencana pun ikut merasakan imbasnya.
Kenaikan harga kebutuhan pokok, intensitas liputan yang meningkat, hingga tekanan ekonomi menjadi realitas yang harus dihadapi setiap hari. Apalagi pemotongan anggaran dari pusat ke daerah menjadi probematik tersendiri bagi kesejahteraan wartawan di daerah.
Menyadari kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada wartawan yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pariaman. Bantuan tersebut diserahkan di Pendopo Wali Kota Pariaman, Sabtu (10/1/2026).
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melalui Sekretaris Daerah Afrizal Azhar menyerahkan langsung sebanyak 21 paket sembako kepada Ketua SMSI Pariaman, Ikhlas Darma Murya, yang didampingi pengurus dan anggota SMSI.
Bagi para wartawan, bantuan ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan paket kebutuhan pokok semata. Namun sekaligus menjadi simbol perhatian pemerintah daerah di tengah profesi yang kerap luput dari perhatian saat bencana terjadi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Pariaman atas sikap peduli ini,” ujar Ikhlas Darma Murya, yang akrab disapa IDM.
Menurutnya, dari dampak bencana akibat cuaca ekstrem sangat luas, wartawan yang dituntut bekerja lebih keras dalam situasi krisis, justru sering berada dalam kondisi ekonomi yang tidak mudah.
Harga sembako yang terus merangkak naik, sementara tugas peliputan menuntut mobilitas tinggi, menjadi beban tersendiri.
“Di saat bencana, intensitas kerja wartawan meningkat. Kami harus turun ke lapangan, menyampaikan informasi cepat dan akurat kepada masyarakat. Namun di sisi lain, kebutuhan hidup juga ikut naik. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi teman-teman,” tutur IDM.
Ia menambahkan, perhatian dari pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi wartawan untuk terus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan informasi publik yang berimbang dan bertanggung jawab.
“Kami yakin, bantuan ini dapat membantu meringankan beban rekan-rekan wartawan yang tergabung di SMSI. Terima kasih kepada Wali Kota Pariaman dan seluruh jajaran atas kepedulian ini,” tambahnya.
Sementara itu, Sekda Pariaman Afrizal Azhar yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Pariaman, Yalviendri, menyampaikan bahwa wartawan merupakan mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Wartawan memiliki peran penting dalam masa krisis. Melalui pemberitaan, masyarakat mendapatkan informasi yang benar, menenangkan, sekaligus membangun optimisme,” ujarnya.
Afrizal berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para jurnalis yang terdampak secara ekonomi akibat bencana.
Ia menegaskan, Pemko Pariaman berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemulihan pascabencana agar kondisi sosial dan perekonomian masyarakat, termasuk insan pers, tetap stabil.
“Kami ingin semua elemen masyarakat bisa bangkit bersama. Termasuk rekan-rekan wartawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan publik,” pungkasnya.
Di tengah tantangan bencana dan naiknya harga kebutuhan pokok, kepedulian ini menjadi pengingat bahwa kemanusiaan dan solidaritas tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi masa sulit termasuk bagi para wartawan yang terus bekerja demi informasi dan kepentingan masyarakat luas. ***



Discussion about this post