Batang Anai — Ratusan guru mengaji dari berbagai kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru Mengaji se-Kabupaten Padang Pariaman yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Mengaji (IGM) Kecamatan Nan Sabaris. Kegiatan ini berlangsung di Aula Grand Hotel Buana Lestari, Batang Anai, sejak Sabtu, 27 Desember hingga Senin, 30 Desember 2025.
Mengusung tema “Bersama Guru Mengaji Membangun Generasi Qur’ani Padang Pariaman”, pelatihan ini bertujuan memperkuat peran strategis guru mengaji sebagai pilar utama dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dan moralitas Islam di tengah masyarakat.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua IGM Kecamatan Nan Sabaris, Ustadz Raffi Nasdi, S.E., menegaskan pentingnya profesi guru mengaji sebagai agen perubahan sosial dan pembentuk karakter generasi muda.
“Pekerjaan yang paling layak menjadi teladan adalah mu’allim Al-Qur’an. Para guru mengaji adalah sosok pendidik profesional yang memikul tanggung jawab besar dalam membina umat,” ujar Raffi, mengutip sabda Rasulullah SAW.
Ia juga menyoroti peran strategis Rumah Qur’an yang telah ada di setiap kecamatan. Menurutnya, Rumah Qur’an harus dikembangkan sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an yang terstruktur, memiliki kurikulum jelas seperti MDTA dan perangkat pembelajaran lainnya, sehingga berbeda dari lembaga pengajian konvensional.
“Rumah Tahfidz Qur’an diharapkan menjadi pusat pembinaan generasi yang tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 130 peserta, yang dibagi ke dalam dua gelombang, masing-masing sebanyak 65 orang.
Sejumlah narasumber kompeten turut dihadirkan, antara lain Kabag Kesra Kabupaten Padang Pariaman, Prof. Duski Samad, M.Ag, Firman, S.Si, Syafrinaldi, S.H, serta Tuanku Moch Zaher, S.Psi. Para pemateri menyampaikan berbagai materi strategis, meliputi implementasi Rumah Tahfidz Qur’an, metode unggul pembelajaran Al-Qur’an, peran guru mengaji profesional, serta penguatan kompetensi teknologi bagi guru mengaji.
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali wawasan dan keterampilan praktis agar mampu menjadi pendidik Al-Qur’an yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul serta berwawasan teknologi.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Salah seorang peserta, Bima Putra, M.Pd, guru mengaji asal Nagari Kapalo Koto, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang dibagikan para pemateri. Semoga pelatihan ini mampu menjawab tantangan dan memperkaya metode pembelajaran kami agar menjadi teladan bagi para murid,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen IGM Nan Sabaris yang mendapat dukungan melalui Pokok Pikiran Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) oleh Firman, S.Si, beserta rekan-rekan, dalam memperkuat peran dai dan guru mengaji sebagai tulang punggung peradaban Islam.
Dalam sambutannya, Firman menegaskan bahwa pelatihan peningkatan kapasitas guru mengaji merupakan langkah strategis menjadikan lembaga pendidikan Al-Qur’an sebagai institusi unggulan di tengah masyarakat.
“Dengan penguatan kapasitas guru mengaji, diharapkan dakwah Islam terus berkembang dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.
Pelatihan ditutup dengan nasihat dan motivasi dari Tk. Afrideson, Ketua DPC PKB Padang Pariaman sekaligus Anggota DPRD Padang Pariaman. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengulas sejarah berdirinya Ikatan Guru Mengaji (IGM) serta mengajak seluruh guru mengaji untuk tetap menjaga kekompakan dan soliditas organisasi.
Adapun tokoh dan pejabat yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Alkaufa, S.Tp (Kabag Kesra Padang Pariaman), Syafral Abdi, M.H. (Kepala KUA Nan Sabaris), Firman, S.Si (Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman), Raffi Nasdi, S.E. (Ketua IGM Kecamatan Nan Sabaris), pengurus IGM Kecamatan Nan Sabaris, serta panitia pelaksana pelatihan. **



Discussion about this post