Tanah Datar – Solidaritas luar biasa ditunjukkan oleh insan pers yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar dalam aksi gotong royong (goro) pascabencana yang digelar pada Minggu siang (14/12). Sedikitnya 12 orang jurnalis dari berbagai media secara langsung turun ke lapangan di Dusun Subarang Luak, Jorong Ladang Laweh, Nagari Batipuh Baruh, untuk membantu perbaikan akses jalan yang sempat terputus.
Para jurnalis ini tiba di lokasi menggunakan kendaraan yang difasilitasi oleh Bagian Umum Pemkab Tanah Datar, menandakan sinergi antara pers dan pemerintah daerah dalam penanganan darurat.
Aksi goro tersebut berfokus pada perbaikan kembali akses vital yang terputus (jembatan darurat), yang mengakibatkan 55 Kepala Keluarga (KK) sempat terisolasi dan kesulitan mendapatkan logistik. Di lokasi, jurnalis terlihat bahu-membahu bersama warga, membersihkan material longsor, mengangkat pasir, dan menata jalur.
Kepedulian insan pers Tanah Datar tidak hanya terbatas pada yang turun ke lapangan; rekan-rekan jurnalis lain serta berbagai pihak juga turut berpartisipasi dengan menyumbangkan perlengkapan dan logistik yang dibutuhkan untuk kegiatan goro tersebut.
”Kami merasa terpanggil. Selain tugas kami memberitakan, kami juga bagian dari masyarakat Tanah Datar. Momen ini adalah wujud solidaritas kami untuk warga yang tertimpa musibah,” ujar salah satu jurnalis di lokasi.
Selain kehadiran jurnalis dan warga, kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rony Mulyadi Dt. Bungsu. Ia berangkat menuju lokasi bersama rekan-rekan jurnalis menggunakan sepeda motor untuk menembus medan yang menantang.
Keterlibatan Rony Mulyadi sangat nyata, sebab bahkan setelah para jurnalis pulang, ia tetap berada di lokasi bersama masyarakat guna meninjau kebutuhan pemulihan lebih lanjut dan memastikan penanganan warga terdampak berjalan optimal.
Di sisi lain, Pemerintah Nagari Batipuh Baruh menunjukkan peran yang sangat proaktif dan cepat tanggap. Hal ini dibuktikan dengan upaya mereka mendistribusikan bantuan logistik yang terkumpul di posko secara efisien. Perangkat nagari memastikan bahwa bantuan tidak hanya menumpuk, tetapi langsung diantar dan diterima oleh warga dari 55 KK yang terisolasi tersebut.
Sementara itu, informasi kerusakan di nagari setempat dikutip dari portal berita Kazminang. Wali Nagari Batipuah Baruah, Mulyadi BJ, mengatakan bahwa di wilayahnya terdapat satu korban jiwa. Kerusakan juga melanda rumah, tempat ibadah, fasilitas pendidikan, dan lahan pertanian.
“Data sementara yang sudah kami himpun ada 188 KK dengan 624 jiwa yang terdampak yang diungsikan saat kejadian bencana, 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat, dan 3 orang luka ringan,” ujar BJ, memperjelas data korban.
Lebih lanjut BJ memaparkan, 10 jembatan yang ada di Nagari Batipuah Baruah mengalami putus, 7 jalan rusak berat, dan sebanyak 9 irigasi juga mengalami rusak berat.
Sinergi antara jurnalis, warga, Pemerintah Nagari, dan wakil rakyat ini menjadi contoh nyata kekompakan dalam menghadapi musibah. Diharapkan upaya bersama ini dapat mempercepat pemulihan infrastruktur, memutus masa isolasi, dan memastikan seluruh kebutuhan dasar warga di Dusun Subarang Luak, Jorong Ladang Laweh, dapat terus terpenuhi. (Spa)



Discussion about this post