ADVERTISEMENT
Sabtu, 30 Agustus 2025
Ɍ™ Kritis Mengkritisi
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Ɍ™ Kritis Mengkritisi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

PW IPNU Sumbar Kutuk Keras Tindakan Represif Aparat Kepolisian yang Merenggut Nyawa Pengendara Ojol

by Redaksi
29 Agustus 2025
in PERISTIWA, SUMATERA BARAT
Reading Time: 1min read
PW IPNU Sumbar Kutuk Keras Tindakan Represif Aparat Kepolisian yang Merenggut Nyawa Pengendara Ojol

PW IPNU Sumbar Kutuk Keras Tindakan Represif Aparat Kepolisian yang Merenggut Nyawa Pengendara Ojol. (Foto : dok. Rel)

ADVERTISEMENT

Padang — Metra Wiranda Putra mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap pengendara ojek online yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Seharusnya tugas aparat negara sebagai pelindung, mengayomi dan bukan sebaliknya mencederai,” ungkap Metra.

BERITA LAINNYA

Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Harga Jauh Di Bawah

Pemko Mulai Tata Relokasi Pedagang Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh

BNPB : Karhutla Limapuluh Kota Berhasil Dikendalikan

Metra menyebutkan, segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh aparat negara kepada masyarakat sipil merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan pengkhianatan terhadap amanat konstitusi.

“PW IPNU Sumbar kecewa terhadap tindakan arogansi yang dilakukan oleh aparat negara. Seakan-akan menggunakan kekuasaannya untuk melukai masyarakat sipil. Sebagai organisasi pelajar yang berkomitmen pada nilai demokrasi, keadilan, dan hak asasi manusia, kami menilai tindakan tersebut bukan hanya bentuk pelanggaran etik, tetapi juga pelanggaran hukum yang tidak boleh dibiarkan,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

Maka dari itu PW IPNU Sumbar menuntut :

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

1. IPNU mengutuk keras tindakan Reprensif oleh aparat negara yang menyebabkan merenggut nyawa rakyat.
2. IPNU Mendesak penegak hukum dan pemerintah untuk mengusut tuntas pelaku kejahatan dan diadili secara transparan dan terbuka secara publik.
3. IPNU mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mencopot Listyo Sigit Prabowo sebagai kepala Kepolisian Republik Indonesia karena telah gagal mengintruksikan anggotanya dalam menjaga keamanan pada saat demonstrasi.
4. IPNU mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mengevaluasi besar-besaran ditubuh Kapolri hingga jajaran ke bawahnya.
5. IPNU menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam proses hukum kasus tersebut.
6. IPNU menegaskan komitmen pelajar NU untuk terus mengawal demokrasi, supremasi hukum, dan keadilan sosial.

“Tidak ada kata maaf buat pelaku kekerasan. Nyawa tidak terbayarkan dengan kata maaf. Duka Affan adalah dukanya rakyat Indonesia,” tegas Metra.

PW IPNU Sumbar mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap kematian Affan.
Semoga tidak ada lagi Affan setelah tragedi ini. “Cukup ini yang terkahir,” pungkasnya. ***

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemko Mulai Tata Relokasi Pedagang Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh

Next Post

Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Harga Jauh Di Bawah

Next Post
Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Harga Jauh Di Bawah

Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Harga Jauh Di Bawah

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
  • BOX REDAKSI
  • ABOUT US
  • KODE ETIK (KEWI, KEJ & KEIW)
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© PT MEDIA JAYA INVESTIGASI

No Result
View All Result
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL

© PT MEDIA JAYA INVESTIGASI