ADVERTISEMENT
Jumat, 6 Maret 2026
Ɍ™ Kritis Mengkritisi
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Ɍ™ Kritis Mengkritisi
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

700 Titik Cahaya dan Bayang-Bayang KPBU, Gerak Cepat Pemkab Dharmasraya Menjawab Sorotan Publik

by admin redaksi
28 Februari 2026
in -DHARMASRAYA
Reading Time: 2min read
700 Titik Cahaya dan Bayang-Bayang KPBU, Gerak Cepat Pemkab Dharmasraya Menjawab Sorotan Publik

Pemkab Dharmasraya memasang 700 titik lampu secara bertahap, dimulai dari jantung ibu kota kabupaten. (Dok. Ferry)

ADVERTISEMENT

Dharmasraya — Suasana di bawah langit yang mulai meredup menjelang Magrib, deretan tiang di jalur dua persis depan Kantor Bupati dan Bank Nagari Dharmasraya terlihat, Sabtu (28/02/2026) sedang proses perbaikan. Satu per satu tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) akan kembali hidup seperti sedia kala.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Annisa Suci Ramadhani bergerak cepat, 700 titik lampu akan dipasang bertahap, dimulai dari jantung ibu kota kabupaten.

BERITA LAINNYA

𝐂𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐀𝐬𝐚𝐦 𝐉𝐮𝐣𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐀𝐧𝐠𝐠𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐦𝐮𝐬 𝐀𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐖𝐚𝐤𝐭𝐮 𝐍𝐚𝐠𝐚𝐫𝐢 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐋𝐢𝐦𝐚𝐮

Di Ujung Banding, Disiplin Menang, BPASN Perkuat Langkah Bupati Dharmasraya

𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐚𝐠 𝐝𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐳𝐧𝐚𝐬 𝐃𝐡𝐚𝐫𝐦𝐚𝐬𝐫𝐚𝐲𝐚 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐙𝐚𝐤𝐚𝐭 𝐅𝐢𝐭𝐫𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐅𝐢𝐝𝐢𝐲𝐚𝐡 𝟏𝟒𝟒𝟕 𝐇/𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐌

Langkah ini bukan sekadar proyek rutin. Ia lahir dari sorotan, bahkan kecurigaan. Publik bertanya – tanya mengapa lampu – lampu jalan sempat padam, mengapa ruas-ruas strategis gelap dalam waktu yang tak singkat. Pemerintah daerah memang telah memberi klarifikasi terbuka melalui media. Namun, di ruang publik, cahaya tak cukup dijawab dengan pernyataan tentunya ia harus dinyalakan kembali.

Melalui Inspektorat Daerah, Pemkab Dharmasraya sebelumnya mengungkap temuan hasil reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) PJU. Pelaksana tugas Inspektur Kabupaten Dharmasraya, Irwansyah, pada Jumat (6/2/2026) menyatakan proyek itu belum dibayarkan karena berisiko menimbulkan kerugian keuangan negara jika dilanjutkan tanpa perbaikan kontrak.

ADVERTISEMENT

BPKP menemukan potensi ketidakwajaran pada nilai proyek, nilai tagihan badan usaha pelaksana, hingga tagihan listrik PJU. Persoalan itu, kata Irwansyah, bahkan telah berakar sejak tahap perencanaan: dari penyiapan, transaksi KPBU, hingga pelaksanaan perjanjian kerja sama.

ADVERTISEMENT

Di sinilah persoalan menjadi lebih dari sekadar lampu padam. Ia menyentuh tata kelola, kehati-hatian fiskal, dan keberanian mengambil jarak dari kontrak yang dinilai bermasalah. Keputusan menunda pembayaran bukan tanpa risiko. Namun ia bisa memantik tekanan dari berbagai arah. Sementara pemerintah daerah lebih memilih rem dari pada melaju dalam badai tropika.

Sementara evaluasi berjalan, kebutuhan masyarakat tak bisa menunggu. Kepala Dinas Perhubungan Dharmasraya, Catur Eby, menyebut pemasangan awal telah dilakukan untuk 32 titik di jalur lintas Sumatera, tepatnya di ibu kota kabupaten, Kamis (26/02/2026). Secara bertahap, pemasangan menyebar hampir ke 700 titik di berbagai wilayah Dharmasraya.

PJU yang kini dipasang menggunakan sistem meterisasi dimana pemakaian listriknya terukur dan dinilai lebih efisien. Skema ini diharapkan menekan tagihan listrik pemerintah daerah, sekaligus menghindari polemik lama terkait sistem non-meterisasi yang rawan membengkak tanpa kontrol presisi.

“Secara keseluruhan kita upayakan sebagian besar PJU ini dapat menyala seperti yang kita harapkan sebelum Lebaran Idul Fitri,” ucap Catur.

Target itu bukan hanya tenggat teknis. Ia menyimpan makna simbolik. Di bulan Ramadan, ketika aktivitas warga meningkat hingga malam hari, jalan yang terang menjadi soal terasa aman terutama bagi pedagang kecil yang pulang selepas tarawih, bagi anak muda yang berkegiatan, bagi keluarga yang menempuh perjalanan antar kecamatan.

ADVERTISEMENT

Namun publik berhak menagih lebih dari sekadar terang. Mereka menuntut transparansi atas duduk perkara KPBU yang berpotensi tidak wajar. Mereka ingin tahu bagaimana kontrak bisa berjalan hingga tahap pelaksanaan sebelum ditemukan persoalan mendasar. Mereka ingin jaminan bahwa kehati-hatian hari ini bukan respons sesaat, melainkan standar baru tata kelola.

Gerak cepat memasang 700 titik lampu adalah merupakan pesan bahwa pemerintah tak tinggal diam. Tetapi cahaya yang sesungguhnya adalah akuntabilitas. Jika evaluasi KPBU berujung pada perbaikan sistemik mulai dari perencanaan hingga pengawasan, maka krisis PJU ini bisa menjadi titik balik.

Di Dharmasraya, lampu – lampu itu kini mulai menyala lagi. Di baliknya, ada harapan bahwa yang ikut terang bukan hanya jalan raya, tetapi juga ruang pengelolaan anggaran publik, agar tak lagi ada sudut yang gelap, baik di aspal maupun dalam kebijakan. SP

ShareTweetSend
ADVERTISEMENT
Previous Post

Satgas Saber Pangan Ditreskrimsus PMJ Gelar Rakorda, Perketat Pengawasan Harga dan Mutu Jelang Hari Raya

Next Post

Keceriaan 1.173 KPM Warnai Penyaluran Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi di Batang Anai dan 2×11 Kayu Tanam

Next Post
Keceriaan 1.173 KPM Warnai Penyaluran Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi di Batang Anai dan 2×11 Kayu Tanam

Keceriaan 1.173 KPM Warnai Penyaluran Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi di Batang Anai dan 2x11 Kayu Tanam

Tegas! Nurhayati Laporkan Penyidik Satreskrim Polres Jaktim ke Propam Polda Metro Jaya

Tegas! Nurhayati Laporkan Penyidik Satreskrim Polres Jaktim ke Propam Polda Metro Jaya

Discussion about this post

ADVERTISEMENT
  • BOX REDAKSI
  • ABOUT US
  • KODE ETIK (KEWI, KEJ & KEIW)
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

© PT MEDIA JAYA INVESTIGASI

No Result
View All Result
  • HOME
  • FOKUS
  • SUMATERA BARAT
    • PEMPROV SUMBAR
    • -KOTA PARIAMAN
    • -PADANG PARIAMAN
    • -KOTA PADANG
    • -PASAMAN
    • -PASAMAN BARAT
    • -PESISIR SELATAN
    • -LIMAPULUH KOTA
    • -KOTA PAYAKUMBUH
    • -TANAH DATAR
    • -KOTA PADANG PANJANG
    • -SIJUNJUNG
    • -KOTA SAWAHLUNTO
    • -SOLOK SELATAN
    • -KOTA SOLOK
    • -KAB. SOLOK
    • -AGAM
    • -KOTA BUKITTINGGI
    • -DHARMASRAYA
    • -KEP. MENTAWAI
  • NASIONAL
  • HUMANIORA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • SOSIAL
    • KOMUNITAS
  • PERSPEKTIF
    • TAJUK RENCANA
    • ESSAY
    • FIKSI
  • SERBA SERBI
    • EKONOMI/PASAR
    • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
  • POLITIK
    • PILKADA SERENTAK
    • PEMILU SERENTAK
  • PILIHAN EDITOR
    • IN-DEPTH
    • ADVERTORIAL

© PT MEDIA JAYA INVESTIGASI