BERBAGI
????????????????????????????????????

SAWAHLUNTO, REPORTASEINVESTIGASI.com

Paguyuban Batak Dos Ni Roha Kota Sawahlunto dengan atraksi seni budaya dan Marsada Band tampil meriah serta sukses memukau warga Kota Sawahlunto yang hadir pada pentas seni budaya di Lapangan Segitiga Omblin, Sabtu (16/12) malam.

Kegiatan yang bertajuk “Semalam di Bonapasogit” atau semalam di kampung halaman itu semakin semarak dengan ikutnya para anggota parsahutaon etnik Batak dengan para undangan bersama Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, Disparpora dan warga kota.

Penasehat Paguyuban Batak Sawahlunto Hutagaol menyatakan disamping Marsada Band dapat interaktif menghibur, ia juga sangat mengapresiasi penampilan sanggar Dos Ni Roha dengan tor-tor anak-anak, remaja dan ibu-ibu yang juga dimeriahkan penampilan Trio Bhayangkara, tak ketinggalan juga Resima Trio.

“Sangat terasa sekali apa yang jadi tema ‘Semalam di Bonapasogit’ yang ada malam ini, karna semua yang hadir ikut bergembira manortor bersama-sama. Meski etnik batak sangatlah minoritas dikota ini,” sebut Hutagaol.

Pria pensiunan TNI AD itu turut berterima kasih kepada Pemko Sawahlunto melalui Disparpora serta warga paguyuban etnik lain yang turut hadir pada malam ini. “Terlebih sudah mulai bergairahnya group dan solo song dari anggota sanggar Dos Ni Roha menampilkan budaya Batak, baik Simalungun, Batak Karo, Pak-Pak, Batak Toba dan lainnya,” jelas Hutagaol

Ketua Paguyuban Batak Sawahlunto H Sihotang menambahkan, pentas seni budaya ini sebagai wujud untuk melestarikan budaya nusantara serta mempromosikan keberagaman suku dan adat istiadat yang ada dikota ini.

Dengan potensi keanekaragaman ini sebagai suatu kekuatan dalam mewujudkan kota ini sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Sumatera Barat. “Dan kita dapat bersanding bersama dengan etnik lain untuk melestarikan keberagaman ini,” sebutnya.

Walikota Ali Yusuf berharap, potensi yang mulai menampakkan perkembangannya dari Paguyuban Batak Dos Ni Roha di kota ini, dengan menampilkan seni budaya yang juga berlatar belakang berbagai profesi dari anggota paguyuban, dijaga kelestariannya dengan baik.

“Mari tingkatkan lagi potensi keberagaman yang menjadi kekuatan dalam membangun kota ini, karna etnik dan latar belakang suku apapun pasti menginginkan kotanya membangun dan lebih sejahtera,” harapnya.

LEAVE A REPLY