BERBAGI

Siapakah sosok “makhluk” yang bernama Darlis ini? Enak betul hidupnya. Bayangkan untuk urusan perselingkuhannya saja memakai fasilitas milik negara. Kendaraan mobil Nissan Terano BA 214 RN yang dipakai setahun terakhir adalah mobnas kebanggaan masyarakat Padang Pariaman yang dulunya dipergunakan Bupati Muslim Kasim. Dan tempat tinggalnya pun tadinya bertempat di rumah dinas kajari sewaktu Josia Koni masih menjabat.

 

PD. PARIAMAN, REPORTASEINVESTIGASI.com

Sungguh hebat kurenah dari oknum yang satu ini. Bayangkan sajalah! Untuk urusan perselingkuhannya saja oknum ini “difasilitasi” oleh negara, mulai dari kendaraan hingga rumah dinas yang tadinya pernah dia tempati. Entah siapa dia sebenarnya.

Andaikata oknum satu ini dicap sebagai “urang bagak kampuang” pun mungkin orang akan tergelak mendengarnya. Tidak memungkinkan rasanya. Sebab, sangat tak pantas jika dinilai dengan perawakan serta postur tubuhnya yang relatif jauh dari kata jawara. Lalu siapa sesosok “makhluk” yang sesungguhnya bernama Darlis ini?

Telusuran informasi yang digali media ini cukup memberi titik terang, minimal mengetahui tentang sepak terjang Darlis yang kok bisa-bisanya menjadi “urang bagak kampuang” di jagat Padang Pariaman. Pasalnya, sejauh ini mobil dinas Nissan Terano BA 1 F kebanggaan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman yang digunakan Bupati Muslim Kasim sewaktu menjabat, dalam setahun terakhir dipergunakan oleh oknum yang bernama Darlis untuk berselingkuh.

Mobnas Nissan Terano milik bupati itu sebetulnya saat ini dipergunakan untuk menjamu tamu daerah. “Mobil BA 1 F di era Bupati MK itu sekarang bernopol BA 67 F. Mobil jenis itu ada 2, untuk wakil ketika itu dijabat Ali Mukhni sekarang bernopol BA 68 F. Nah, fungsi BA 67 F itu untuk menjamu tamu-tamu derah yang berkunjung. Misalkan, ada tamu dari Jakarta yang ingin berkunjung ke Padang Pariaman, maka mobil BA 67 F itu yang akan membawa tamu tersebut. Dan mobil itulah yang dipergunakan untuk kepentingan tamu itu bagi daerah,” papar sumber media ini.

Hebatnya, mobnas tersebut dalam setahun terakhir ternyata beralih fungsi untuk berselingkuh, sekaligus nopol mobnas itu diganti dari plat merah ke plat hitam BA 214 RN.

Awalnya kecurigaan media ini telah lama berlangsung. Sebab, pantauan media ini masih sewaktu Josia Koni menjabat Kajari Pariaman. Mobnas yang berganti plat tersebut hampir saban harinya parkir di depan rumah dinas kajari, sesekali mobnas itu masuk ke dalam garasi rumah dinas Josia Koni.

Pemakaian mobil dinas ini oleh Darlis mulai terbongkar ketika “makhluk” ini menggunakan fasilitas daerah untuk urusan perselingkuhan dengan sosok perempuan paruh baya bernama Ligornawati SE, MSi, seorang dosen STIE Pariaman sekaligus Ketua Kwarcab Partai NasDem Propinsi Sumatera Barat dengan jabatan sebagai Ketua Kwarcab wilayah Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

Media ini sempat memergoki keberadaan Darlis dan mobnas yang dipakai berada di dalam rumah Ligornawati di Perumahan Jati Raya Indah, Pariaman, pada Jumat (10/11) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Atas peristiwa tersebut, pada Minggu (12/10) media ini menghubungi Rudi ajudan bupati memberitahukan seputar peristiwa yang berlangsung.

Namun sayang sampai Rabu siang kemarin (15/10), media ini masih memonitor keberadaan mobnas tersebut terparkir di Dinas PU Padang Pariaman yang digunakan oleh Darlis. Bahkan Selasa malamnya hingga pukul 21.00 WIB sebelum peristiwa lain yang tidak dapat dipaparkan media ini terjadi, Darlis dan mobnas tersebut masih berindehoy di rumah Ligornawati.

Kabag Humas dan Protokoler Padang Pariaman, Andri Satria yang dihubungi Rabu malam tadi (15/10) tidak memberikan keterangan sedikitpun tentang siapakah tamu daerah yang telah menobatkan dirinya menjadi “urang bagak kampuang” yang berani menggunakan mobnas untuk urusan perselingkuhan itu. IDM

 

 

LEAVE A REPLY