BERBAGI

Jakarta, Investigasi-Salah satu nomine yang terpilih di Indonesia Visionary Leader 2019, Indra Catri tampil dengan memaparkan pandangan dan visinya selaku Bupati Agam di hadapan para panelis penilai yang terdiri dari kalangan akademisi, pengamat politik, birokrat, dan aktivis di auditorium Gedung Sindo, Jakarta, Selasa (15/10),

Dalam kesempatan tersebut Indra Catri juga menyampaikan, bahwa kita semestinya tidak hanya memandang investasi sebagai masuknya modal untuk pembangunan pabrik dan industri. Tapi juga ada bentuk investasi lain yang tidak kalah penting.

“Sumber daya manusia kita. Anak kemenakan kita. Pada merekalah investasi terpenting harus kita tanamkan. Dan seluruh stakeholder pemerintahan lah yang bertindak sebagai investornya,” terang Indra Catri yang akrab disapa IC ini.

Lebih lanjut disampaikan IC, sedikit berbeda dengan daerah lain, Agam memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh pemikir berkelas dunia.

“Sejarah sudah mencatat itu. Tidak sedikit tokoh Agam yang berhasil menghasilkan konsepsi-konsepsi yang kemudian mendapatkan pengakuan dari dalam dan luar negeri. Maka bukanlah sesuatu yang aneh, jika kami di Agam berinvestasi pada SDM kami sendiri. Ada nama besar dan sejarah panjang yang harus kami jaga,” ujar pemegang gelar Doktor Ilmu Pemerintahan ini.

Berbeda dengan kepala daerah lain yang memandang investasi sebagai masuknya modal investor ke suatu daerah, Indra Catri dengan tegas menyatakan bahwa investasi terpenting yang bisa kita miliki adalah investasi di bidang sumber daya manusia. Dan kita pemerintahlah yang bertindak sebagai investornya.

Tampil secara bergantian dengan beberapa orang kepala daerah lain seperti Wali Kota Semarang, Tanjung Pinang, Bupati Tulang Bawang, Banjar, Tapanuli Utara, Gubernur Jawa Timur dan Kalimantan Barat, Indra Catri tampil berbeda. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu panelis Gun Gun Heryanto.

“Dari 5 kepala daerah yang sudah tampil, saya akui presentasi yang disampaikan oleh Bupati Agam adalah yang paling unik,” ujarnya mengawali penilaian.

Aji

LEAVE A REPLY