BERBAGI

PARIAMAN – Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman secara resmi membuka bimbingan teknis SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu) Sabiduk Sadayuang di balairung pertemuan Karan Aur, yang dihadiri oleh 70 lebih anggota SLRT.

Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Afnil mengatakan Pekerja Sosial bekerja harus dengan hati, “Sebelum masuk dalam kegiatan sosial hati kita harus disosialkan dulu, baru bisa berkecimpung di dalam kegiatan sosial, kegiatan sosial gajinya tidak sesuai dengan kegiatan yang dilakukan, namun pekerjaan yang dilakukan sangat mulia,” paparnya.

Afnil juga memaparkan, dengan adanya SLRT, diharapkan bisa menjadi perpanjangan tangan dari Dinas Sosial Kota Pariaman. 

“Jangan sampai permasalahan sosial ditanyakan lagi kepada Kepala Dinas, kalau masih ada yang langsung kepada Kepala Dinas untuk apa dibentuk SLRT, anggota SLRT harus bisa menyelesaikan permasalah di tempat mereka tinggal, dan anggota SLRT harus siap dan cepat tanggap dengan permasalah yang ada,” jelasnya (19/9/2019).

Afnil menambahkan Pekerja Sosial harus bisa mengusulkan tentang masalah kesosialan kepada desa. Pekerja sosial harus bisa mensinkronkan kegiatan sosial dengan program baik itu desa maupun sampai ke tingkat DPR.

Karna, katanya, selama ini program yang dibuat oleh anggota DPR hanya tentang proyek saja, jarang sekali program tentang kesosialan, diharapkan para pekerja Sosial yang sudah senior bisa mengusulkan program kesosialan tersebut.

“Anggota SLRT harus tegas apa bila data itu tidak layak harus bisa menyuarakan bahwa data itu tidak layak, dan begitu pula jika ada anggota yang layak tidak masuk data BDT ( Basis Data Terpadu ) harus segera di usulkan,” ucapnya.

Dengan adanya penambahan anggota SLRT yang baru sebanyak 30 orang bisa bekerja secara maksimal dan tegas di lapangan, jika ada temuan seperti tidak tepat sasaran sebagai pekerja sosial harus cepat tanggap di dalam mengambil tindakan.

Dengan adanya pelatihan SLRT yang diadakan selama dua hari, dari tanggal 19 September sampai 20 September 2019, para petugas bisa menyerap ilmu dan mengaplikasikannya di lingkungannya.

LEAVE A REPLY