BERBAGI

SAWAHLUNTO, RI – Perancang mobil listrik yang juga pendiri Lentera Bumi Nusantara (LBN) Ricky Elson memberikan motivasi kepada para pelajar di kota Sawahlunto yang digelar dalam talk show di Camping ground Kandi kota ini, Selasa (17/9).

Dihadapan para pelajar SMA dan SMK, perwakilan komunitas atau organisasi kepemudaan Ricky Elson menyampaikan materi – materi terkait pengalamannya dalam mengembangkan mobil listrik, juga berbagai kisah – kisah inspiratif lain guna memicu daya kreasi dan inovasi Sumber Daya Manusia (SDM) di Sawahlunto. 

Kota ini, sebut Ricky  memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) juga potensi nilai sejarah dan budaya yang potensial, sehingga dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan inovatif dalam mengelola hal itu.

“ Potensi – potensi yang ada baru bisa memiliki nilai ekonomis atau nilai manfaat jika sudah dikemas dan diproses dengan skill dan teknologi yang mumpuni” ajaknya.

Kita tidak boleh takut untuk berinvestasi pada pendidikan atau pengembangan SDM pada generasi muda ini. Sebab seberapa pun potensi yang ada”  jika SDM yang mengelola tidak kompeten, tidak berkapabilitas, maka outputnya pun tentu tidak akan optimal. Sebab itulah, pengembangan SDM ini menjadi hal strategis,” sebut Ricky alumni SMA Negeri 5 Padang. 

Ricky sendiri, dalam rangka membina SDM generasi muda ini melakukannya di Desa Ciheras, Kabupaten Tasikmalaya, Desa Jawa Barat. Melalui mahasiswa dan anak – anak muda yang tergabung di komunitas Lentera Bumi Nusantara (LBN) yang dibentuknya, di Ciheras tersebut mereka belajar membuat kincir angin untuk pembangkit listrik, sampai menerapkan aneka ragam teknologi untuk pertanian, peternakan dan perikanan yang sangat membantu petani dan peternak di desa – desa sekitar. 

Usai Ricky Elson menyampaikan motivasi talk show agar menginspirasi pelajar dan pemuda kota ini, Walikota Sawahlunto Deri Asta memuji inspirasi apa yang dilakukan Ricky Elson. “Kita rasa, sangat tepat Ricky Elson kiranya untuk juga menularkan semangat dan kreatifitas di Ciheras ini kepada kami pelajar dan pemuda di Sawahlunto” pintanya. (Inv.02)

LEAVE A REPLY