Pariaman Butuh Insinyur Itu Kembali !!

305
BERBAGI
Ilustrasi

Memimpin Pariaman kekinian itu berat

Tidakkah kau ingat, sejarah revolusi kemerdekaan?

Boleh dibilang, Pariaman ibarat miniaturnya

Tentang Bapak Proklamasi, apa kau ingat?

Dia adalah seorang insinyur

Dia PONDASI bangsa ini

Berkorelasi dengan keadaan Pariaman yang sekarang

Namun ada hal yang dirasa perlu jadi bahan kajian

Ihwal wajah kota yang kian berona dan tacelak

Yang awalnya bermula dari sentuhan tangan sang insinyur

Dia PONDASI kota ini 

Tolok ukur penentu masa depan

Sang insinyur yang selangkah lebih dulu menarungkan segenap jiwa dan raganya

Walhasil..

Selang waktu SATU dekade setelahnya

Kuncup PONDASI itu, perlahan tumbuh memumbang menampakan bunganya

Buah kesungguhan dari sang bapak yang berjuluk ‘Bapak Pembangunan’ selama sepuluh tahun terbilang

Lamun, alangkah naif serta tak terbayang kiranya

Bila saja pembangunan yang kian beranjak dewasa ini, terimajinerkan oleh mereka yang GEMAR membual

Lantas apa kau sudi, sekiranya pembangunan yang tak lagi berusia dini ini berbalik laju, seiring dengan langkah menuju masa transisi saat ini?

Sekali lagi, apa kau bisa sudi?

Ya… Begitulah..

Pariaman butuh sang insinyur kembali

Insinyur si empunya PONDASI

Matang dan lagi teruji

Makanya, MARI..

SATUkan pandangan menyonsong cakrawala bertaraf kota destinasi nan religi

 

 

(AWAS..!! ADA YANG SAKIT GIGI)

 

 

LEAVE A REPLY