BERBAGI

PARIAMAN, REPINVESCOM

Pendamping Pariaman Utara langsung bergerak cepat. Pasalnya, baru seminggu yang lalu memberikan kartu kepada penerima KPM tahun 2018 dan hari ini langsung mencairkan dana tahap pertama, Senin (5/3/2018), sebesar 500 ribu rupiah, dan tahap kedua juga 500 ribu rupiah dan tahap tiga juga 500 ribu tupiah dan tahap keempat sebesar 390 ribu.

Untuk komponen pendidikan, komponen kesehatan menerima bantuan sebanyak Rp 1.890.000 satu kali setahun, dan komponen kesejahteran sosial Rp 2.000.000 pertahun.

Cepatnya pergerakan yang dilakukan tak luput dari hasil kerja sama Tim PKH Kota Pariaman yang kompak dan terus berkordinasi dengan Kordinator Kota Pariaman (Korkot) Ruhul, yang baru saja mendapatkan penghargaan dari provinsi, sebagai Korkot terbaik di bawah arahannya Tim PKH Kota Pariaman yang terdiri dari Deswita, Tia, Rizki, Mike, Harif, Yovi, Wilna, Fitri, Adek ditambah juga Surpervisor Vivi yang selalu memberikan masukan yang membangun kepada tim.

Dan juga cekatannya operator Ulia yang selalu memberikan data kepada setiap pendamping, tanpa melupakan sang pengatur strategi Muharmat Imoei yang merupakan andalan di PKH, dan pimpinan Dinas Sosial Afnil.

Dengan kaloborasi yang apik Februari tuntas yang diintruksikan Kemensos telah selesai dituntaskan tanpa kendala yang berarti.

Terbukti cairnya tahap pertama untuk KPM 2018 sebanyak 369 KPM se Kecamatan Pariaman Utara yang akan dilakukan dua tahap, hari Senin dan Selasa. Salah satunya Desa Naras 1 yang baru saja menerima pencairan tahap 1.

Terlihat para KPM sangat senang dengan wajah yang berseri baik itu ibu hamil, lansia, orangtua yang anak sedang sekolah kompak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Kemensos yg telah memberikan bantuan PKH kepadanya.

Salah satu KPM Desa Naras 1, Eni mengatakan sangat terbantu di dalam membiayai anaknya yang sedang sekolah. “Saya sangat berterima kasih dengan adanya program ini, saya berjanji tidak akan menyalah gunakan bantuan ini, saya memiliki anak 3 orang yang mana ke 3 nya sedang sekolah dan suami saya kerjanya hanya kelaut dan saya hanya seorang ibu rumah tangga, dengan adanya program ini sangat membantu sekali,” ucapnya sambil tersenyum.

Salah satu pedamping PKH Kecamatan Pariaman Utara, Rizki mengatakan jika tidak ada halangan pencairan akan cepat di cairkan. “Karna kita memiliki agen Brilink yang dapat diandalkan,” ucapnya.

Rizki juga mengingatkan dana jangan sampai disalah gunakan untuk keperluan lain tapi gunakan yang telah ditentukan oleh Kemensos.
Acara pencairan juga dihadiri kepala Desa Naras 1 Masri yang langsung menyaksikan proses pencairan tersebut.

“Dana yang Ibu/Bapak terima tolong dipergunakan sesuai ketentuan yang telah ditentukan, kita kan telah diperhatikan oleh pemerintah, kita juga harus menjalankan program yang dicanangkan pemerintah, jangan hanya bantuan dana saja kita cepat datang, tapi juga program lainnya, seperti Magrib Mengaji, saya harapkan Ibu/Bapak dapat hadir Magrib Mengaji maupun maupun program lainnya,” jelas Masri.

LEAVE A REPLY