Fenomena Pohon Pisang Bercabang Dua Desa Sikapak Barat Curi Perhatian Warga

    174
    BERBAGI
    Fenomenan pohon pisang bercabang dua

    SIKAPAK, REPINVESCOM

    Banyak sekali fenomena alam yang terjadi di sekitar kita. Salah satunya fenomena alam yang terjadi di Sikapak lebih tepatnya terletak di Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman.

    Batang pisang berjenis “mamban” milik Atriyaldi warga desa setempat ini memiliki keunikan pada batangnya yang bercabang dua.

    Pohon pisang yang aneh ini tumbuh di perkebunan masyarakat setempat. Perbedaanya dari pisang biasa, pohon pisang ini memiki dua cabang batang. Bahkan di bagian cabang atas, pisang tumbuh subur layaknya pisang normal.

    Batang pisang milik Atriyaldi ini tumbuh di area kebun miliknya yang berjarak sekitar 10 meter tak jauh dari rumahnya. Awalnya dia curiga kalau-kalau pohon pisang tersebut punya keanehan.

    Biasanya daun pisang tumbuh dalam empat segi, namun hal kali ini terasa berbeda, daun pisangnya seperti sisir dan berundak. Tidak lama kemudian tumbuh cabang baru.

    Dia mengakui pertama kali menanam pisang ini kurang lebih empat bulan yang lalu bersama batang pisang yang lain tanpa merasa ada hal yang aneh dan kejanggalan.

    Ia pertama kali mengetahui saat hendak membersihkan pokok pisang dan saat memberi pupuk, dan ternyata memang memiliki cabang dan tidak selazim pohon pisang yang memiliki batang yang tunggal.

    “Kami mengamati kondisi pohon pisang ini terlihat unik, tingginya sekitar 2 meter,” sebut Atriyaldi.

    Batang pohon pisang tersebut mulai muncul bercabang dari satu bonggol pisang di bagian bawah. Masing-masing batang juga tumbuh selayaknya pohon pisang normal dengan daun yang menghijau.

    Dengan adanya fenomena langka ini banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk melihat secara langsung, salah satunya Esi. Dia mengatakan kejadian ini memang aneh baginya, “Masak satu batang pisang mempunyai dua cabang. Seumur-umur baru kali ini saya lihat,” ungkapnya pada Rabu (24/1/2018).

    Hal serupa diakui oleh Al Yusra (33) warga Desa Sikapak Barat, pemilik lapau (kedai kopi) di Simpang Sikapak, dirinya mengakui bahwa memang ada pisang berjenis “mamban” yang batangnya bercabang dua. “Fenomena pohon pisang bercabang dua ini memang tengah menjadi perbincangan warga karena tak biasanya hal unik seperti ini kejadian,” tegasnya.

    Pemerhati pertanian dari Gapoktan Sikapak, Almi Sadri  memaparkan keunikan-keunikan tanaman yang ditemukan merupakan hal yang luar biasa. Sebab, kejadian seperti ini jarang ditemukan di daerah lain.

    “Pada tumbuhan spesies pisang banyak terjadi keanehan-keanehan. Biasanya memang dari 1.000 tumbuhan pisang, ada satu di antara mereka yang menyimpang dari sifatnya normalnya. Misalnya, timbul tunas baru dan bercabang banyak,” tukuknya.

    LEAVE A REPLY